Sejarah Manusia Purba Tidak Hanya Sekedar Cerita Kera

Menoreh.co – Sejarah Manusia Purba Tidak Hanya Sekedar Cerita Kera Pithecanthropus erectus adalah salah satu jenis manusia purba yang teridentifikasi berdasarkan penemuan fosil (tulang yang membatu) di Indonesia.

Jika dilihat dari bahasa Yunani, Pithecantropus Erectus memiliki arti “manusia kera yang berjalan tegak”. Berdasarkan tulisan Hasnawati dalam buku Modul Sejarah Kelas X (2020:8), Pithecanthropus erectus yang termasuk dalam kategori Homo erectus pernah hidup di Indonesia berkisar pada satu hingga dua juta tahun yang lalu.

Penemuan-penemuan mengenai makhluk yang hampir sejenis dengan manusia purba ini juga terdapat di berbagai bagian dunia. Di Afrika dinamakan Homo Ergaster, Indonesia disebut Pithecanthropus, Tiongkok dikenal sebagai Sinantropus Pekinensis, dan Eropa dijuluki Neanderthalensis.

Penemu dan Lokasi Penemuan Pithecanthropus Erectus Fosil Pithecanthtopus erectus merupakan hasil dari proyek pencarian jejak manusia purba oleh Eugene Dubois, dokter Belanda. Pada 1891, ia memperoleh beberapa tulang meliputi bagian rahang atas, tulang kaki, dan tengkorak Pithecanthropus Erectus di Desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Namun, berdasarkan catatan Amurwani dan kawan-kawan dalam Sejarah Indonesia (2014:21), terungkap bahwa sebelumnya Eugene Dubois sempat mencantumkan langkah awal penemuan Pithecanthropus erectus di daerah sekitar Desa Kedungbrubus, Madiun, Jawa Timur.

Di sebuah desa yang terletak di tengah hutan jati itu, tepatnya lereng selatan pegunungan Kendeng, Eugene Dubois meneliti dua masa lapisan. Ia menemukan beberapa fosil Pithecanthropus erectus berupa rahang pendek (sangat kuat) dan sebagian geraham manusia.

Namun, ketika itu belum ada nama pasti dan hanya disebut Pithecanthropus A. Setelah itu, barulah Eugene Dubois pindah proyek ke Trinil, Ngawi. Pithecanthropus A yang disebutkan akhirnya semakin sempurna berkat penemuan baru di sebuah endapan alluvial aliran Sungai Bengawan Solo.

Fosil kepala Pithecanthropus erectus digambarkan pendek namun memanjang ke belakang. Sedangkan, rangka tulang paha ditemukan utuh tegak yang menyebabkan manusia purba ini disebut “manusia kera berjalan tegak”.

Ciri-ciri Pithecanthropus Erectus Volume otak yang dimiliki berkisar 750 sampai 900 cc Memiliki tinggi badan mulai 165-180 sentimeter Postur tubuhnya dideskripsikan tegap.

Alat kunyah berupa geraham dan rahang yang dimiliki kuat Hidungnya tebal Tonjolan di kening sangat terlihat dan meluas hingga dahi Bagian belakang kepala menonjol.

Sejarah asal usul manusia yang katanya berasal dari kera masih diperdebatkan. Yang jelas, sejarah manusia purba tidak sekedar soal kera namun berjuta peninggalan-peninggalan yang terhimpun dalam setiap temuan di dunia.(ep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pangeran Diponegoro Bernama Asli Abdul Hamid

Sel Agu 2 , 2022
Menoreh.co – Pangeran Diponegoro lahir di Yogyakarta pada 11 November 1785. Ibunya merupakan seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati yang berasal dari Pacitan. Ayahnya bernama Gusti Raden Mas Suraja, yang di kemudian hari naik takhta bergelar Hamengkubuwana III. Ketika dilahirkan, Diponegoro diberi nama Bendara Raden Mas Mustahar, kemudian diubah […]
Pangeran Diponegoro

Kamu mungkin suka